Showing posts with label All The Time. Show all posts
Showing posts with label All The Time. Show all posts

Friday, June 14, 2013

Pertanyaan dan Pertanyaan

Saat membaca sebuah buku filsafat, saya jadi teringat beberapa tahun yang lalu. Saat selesai perkuliahan, saya tanpa sengaja berucap, "Sakit jiwa itu apa sih ?"

"Apakah sebenarnya sakit jiwa itu ?"

Teman saya mulai membuka percakapan dengan membalas pertanyaan dan semakin banyak pertanyaan yang muncul. Dahulu Nabi Muhammad SAW pernah dituduh orang gila oleh kaum Quraisy saat itu. Yang gila sebetulnya siapa ? Apakah yang gila justru masyarakat waktu itu ? Apakah Soekarno itu mengidap sakit jiwa ? karena mempertaruhkan segala yg dimilikinya untuk kemerdekaan Indonesia ? Bagaimana dengan Leonardo da Vinci ? Lalu Bill Gates, atau Steve Jobs ? Apakah sakit jiwa itu justru adalah kunci kesuksesan mereka ? Apakah orang-orang yang mengorbankan kesehatannya untuk membuat karya ilmiah juga gila ? Atau menghamburkan sesuatu yg sia-sia itu merupakan esensi kesehatan jiwa ? Apakah seseorang dokter itu gila jika ia sepanjang hari melakukan pekerjaan yang tidak dia sukai ? Apakah masyarakat gila jika ingin memperpanjang hidup yang tidak mungkin bertahan atau disembuhkan lagi ? Apakah jika masyarakat tidak hemat atau cermat dalam mengelola sumber daya alam bisa dikatakan gila ? Gilakah jika sebuah negara memiliki ribuan senjata nuklir yang siap untuk diluncurkan dan menghancurkan planet ini ? Bagaimana sih orang bisa menjadi sehat rohani di dunia ini? Mungkin ga sih jika orang tertentu sehat, tetapi sekaligus menderita sakit jiwa ? Mungkin kah orang menjadi seperti itu ? Atau mungkin orang bisa sehat secara rohani atau sepenuhnya sakit jiwa ? Apakah ada kriteria untuk menentukan seseorang itu gila ? Jadi, apakah kegilaan itu benar-benar ada ?

Fiuuh, sampe saat ini pertanyaan itu belum bisa terjawab. Tetapi ada manfaat dari itu semua. Ya, itulah pertanyaan, pertanyaan, dan terus pertanyaan. Pertanyaan sangat mengganggu kita sekaligus merangsang untuk mencari jawaban. Mencari jawaban, berarti kita harus berpikir... Ya, gunakan otak kita yang luar biasa hebat ini dengan berpikir. Soekarno, Bill Gates, dan orang-orang hebat mampu mengoptimalkan otak mereka untuk mencapai kesuksesan dan tentu saja dimulai dari pertanyaan dan pertanyaan.

Itulah sedikit tentang Filsafat. Pertanyaan apa ? Dimanakah ? Siapa ? Apa maksud semua ini ? dan Mengapa bertanya Mengapa ? Kesemua itu merangsang otak kita untuk berpikir, dan menemukan sesuatu.

*lanjut baca buku lagi*


Monday, February 11, 2013

At Office, In Early Morning

It is 6.30AM, and I arrive to my office.

Hey, this is too early, I'm alone..

My Office, In Early Morning
Eventhough, I come quicker than mocking bird hahaha..

Thursday, February 7, 2013

[Re-Post] Hidup Itu Harus Berjuang Dan Pasti Sakit



Hidup itu harus berjuang

Sebagai seorang muslim, kita jelas akan merasakan kepedihan, payah, dan sakit dalam upaya memenuhi segala kebutuhan. Keislaman tidak akan menyelamatkan kita dari petaka, kesulitan, dan cobaan dunia. Justru, Allah menguji dan mencoba kita sampai Dia melihat kebaikan dan kedewasaan diri kita. Kebahagiaan hanya bisa didapat dengan berjuang. Memang kebahagiaan harus didapat dengan berjuang, beramal, dan ikhtiar untuk mencarinya.


"Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan mengatakan, "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta" (Al-Ankabut [29])


Intinya, hidup ini adalah ujian dari Allah, dan sangat sulit. Terimalah ujian apa adanya. Entah kita berkesempatan untuk menjadi sukses kemudian sukses lagi dan berbahagia, atau gagal dalam ujian, yang jelas Allah telah menyaksikan bahwa kita mengaku beriman, tidak lebih dari itu.



Re-post from My Facebook's Note on Thursday, September 15, 2011

Thursday, January 31, 2013

Wednesday....





Wednesday is about weaving which make woof in to the cloth and it wears all the time., where you weep to weave in and out of traffic

Wednesday is about wedge, that we were wedged into the bus and to wedge the way through a crowd.

Wednesday is about wee. Yes, we are wee if it compared to The Merciful, Allah. Or.. presuppose with “highest person” that you can’t hide. Or.. you suppose to be the mistaker.

Wednesday is about weed in the backyard, which can be unweed to the somekind of weeder. It looks like grasses and it’s more greener int the other side.

Wednesday is about carrying people to a good circumstance, where false become true, and situation is going to be occupation

Wednesday is about mistaken, when appropriate thing mus be reasonable, fit into the frame, and schema properly set. Then all of sudden, they are errorneous, it thunderstrucks

Wednesday is about rolling hard. Sometimes, it is running to the rough, previously down town the city trans, eventhough there always smile in the sunset, endorse full of swarm, “Crowd”

When you feel empty space, to the crowded people. Then you perceive that no one could hear, don’t be fearful because someone you love never miss your step. She never ever forgets to say “take care”. And preciously really know where ever you are.

Wednesday there is so many ways to be calm. But I thank God, I still find the way to come back home..

Tuesday, January 29, 2013

Baristanian, Thanks for great Tazo

in mean time, when I had already finished shopping, I got a pain with all of my shopping baskets. Then, I looked a coffee shop, "hmmm,, I think this could get the pain out. (out of my head). hehe.

"But hey, i don't like coffee, can you give me another choice ?", I say to Barista

"You should try Tazo tea, the most impressive tea with all of refreshing treatment. And taste too", He says to me.


Then, This is it...

Tazo tea with mint

"You look unwell, so I draw you smile", Barista say

That's why Starb*cks has a lot of customers, they serve us as a friend or family..

Tuesday, November 27, 2012

Tuhan cemburu lho sama kamu..

Dari pengantar sebuah buku karangan Fitra Firdaus Aden :

Tuhan adalah Kekasih yang paling setia.
Dia mendampingi dalam suka dan duka

Namun, kadang-kadang tanpa kita sadari,
kita telah menduakan bahkan melalaikan-Nya.

Tuhan..
Yang begitu mencintai hamba-hamba Nya
sehingga ketika mereka berpaling dari Nya,
maka Dia cemburu.

"Aku adalah Kekasihmu. 
Aku cemburu kala  kau berpaling dari-Ku
Aku cemburu, kala kau berpihak pada pikiran,
pada perkataan..
dan pada perbuatan yang tak Kusukai"


Thursday, October 18, 2012

Reimagined

Meminjam semboyan Microsoft dalam release preview Windows 8...

Saya pun juga berpikir untuk mengubah paradigma tulisan saya dalam blog ini. Saya melihat kata ini sebagai empowerment untuk sebuah perubahan menuju arah yang lebih baik. Tentu saja dengan meninggalkan masa lalu yang penuh dinamika baik yang positif dan yang negatif. Perubahan konsep sangat penting, menuju kedewasaan dalam berpikir dan bertindak.

Tidak ada yang perlu dipersoalkan. Hanya butuh manuver, dan keberanian untuk maju kepada sebuah karya blog yang bermanfaat.

So, let's find the powerful world with new concept of writing, and it's so called,



REIMAGINED

 



Wednesday, October 17, 2012

Ikhlas Dimulai Dari Ini ...

Pagi itu saat saya berjalan kaki menuju halte Bus, saya melihat seorang penyapu jalan yang sedang bekerja. Dia tampak kelelahan, saya kira dia sudah menyapu jalanan dari Shubuh. Ada yang menarik perhatian saya saat si penyapu jalan menyapa orang-orang yang lewat. Sayapun juga disapa, "Kekantor, Mas?. Selamat bekerja" (Sambil tersenyum). Saya hanya membalas dengan senyuman. Di belakang saya, ada sekelompok pelajar, disapa pula oleh dia dengan suara aga kencang, "Oi bro, belajar yang pinter, jangan tawuran ya".. Saya pikir, kenapa ya si penyapu jalan itu menyapa orang-orang yang lewat ? Ntar kerjaan dia ga kelar-kelar lagi. Tiap nyapu, trus nyapa. Kapan selesainya..  

Keesokan hari saya bertemu lagi dengan si penyapu jalan. Dia tetap menyapa orang-orang yang lewat. Iseng saya ajak dia ngobrol saat menyapa saya. 

Penyapu 
"Brangkat kantor, Mas ?" 
Gue 
Iya, (Sambil senyum).  
Pak, saya aja di kantor jarang senyum sama orang yg ga dikenal. Kok bapak menyapa hampir semua yg lewat disini ? Sambil nyapu lagi..  
Penyapu 
Klo saya Cuma nyapu aja, pusing mas. Sampah ga bisa diajak ngomong sih. 
Gue 
Hehehe, betul jg 
Penyapu 
Allah ngasih rezeki saya dari nyapuin jalan, masa balesan saya ke Allah cemberut sih. Bisa dikutuk jadi patung pancoran ntar. Makanya pas nyapu, saya pengen senyum, nyapa ke orang-orang lewat.  
Gue 
Tanda syukur ya Pak ? 
Penyapu 
(Senyum..) 

Saya lanjut jalan, 

Di perjalanan, saya berpikir saya telah mendapatkan pengalaman yang luar biasa dari Allah. Apa yang dilakukan oleh penyapu jalan adalah bentuk keikhlasan. Ikhlas menerima apapun pemberian dari Allah, ikhlas menjalankan pekerjaan, dan ikhlas karena tahu yang memberi rezeki itu Allah, dan mengerti bagaimana cara mensyukurinya. Senyuman itu jadi tanda syukur kepada Allah atas semua rezeki yang diberikan. 

Sepanjang perjalanan saya terus membaca Surah Al-Ikhlas, berharap Tuhan selalu membimbing saya menuju keikhlasan..

*tulisan ini masih akan terus berkembang*

Thursday, July 12, 2012

Rumah

"Di mana saya"  Atau "Siapa diri saya"  Apakah sama makna nya ?
Apakah rumah selalu saya bawa, menjadi cara saya berada di dunia ?
Apakah dunia saya dan pandangan saya sama ?
Bagaimana jika saya mengatakan bahwa tempat saya berada adalah diri saya sendiri ?
Apakah "di mana" itu benar-benar sama dengan "siapa" ?

"Rumah kami memiliki hati, dan jiwa, dan mata untuk melihat kami, serta memberikan dukungan, perhatian, dan simpati yang mendalam. Itu untuk kami, dan kami berada dalam lindungan-Nya, serta tinggal dalam keridhoan-Nya."

Hakikat kepercayaan adalah keraguan, hakikat realitas adalah mempertanyakan..

Rumah adalah tempat saya berasal, dan tempat saya tinggal untuk menemukan dunia di luar sana dan dalam proses tersebut, saya berusaha memecahkan belenggu keberadaan. Rumah adalah tempat dimana hati saya berada.

*Itulah sekelumit coretan saya tentang Rumah*

Wednesday, June 6, 2012

Dunia Dalam Zaman dan Manusia..

Manusia pasti mati, dan kalimat itu masih terus berlaku
Dunia ini bukan tempat yang abadi
Mungkin saja seorang manusia menjadi penyampai berita saat ini,
Besok ? bisa saja manusia menjadi bagian dari berita..

Manusia diciptakan sebagai makhluk yang selalu galau, gelisah..
sedangkan kamu mengharap selalu damai, "anteng", tenteram

Kuat dong...
Sigaplah dalam berbuat baik laksana kuda yang masih muda atau mobil yang baru keluar dari dealer..
Kuasailah waktu, karena waktu dapat menjadi sumber petaka,

Dan zaman ga akan pernah betah menemani kamu,
karena zaman selalu lari meninggalkan kamu sebagai musuh yang menakutkan
Karena zaman memang diciptakan sebagai musuh bagi orang-orang yang mengenal Tuhan nya.

Friday, June 1, 2012

CONSAL And Natural Human Beings (Envy)


Gayatri_meilawati    : Hai Destut
Des_pp_87                : Hai Gya
Gayatri_meilawati   : Destut, kamu ga ikutan CONSAL ?
Des_pp_87               : Ngga ikut, kamu ?
Gayatri_meilawati  : Samaaa dong..
Des_pp_87              : He eh
Gayatri_meilawati  : Padahal itu kan Hajatan Anak Perpustakaan terbesar..




Tadi pagi saya chat sejenak dengan seorang teman, dia menanyakan soal keikutsertaan saya dalam CONSAL. Saya dengan cepat menjawab tidak berpartisipasi.

CONSAL atau Congress of Southeast Asian Librarians itu adalah event Pustakawan tingkat regional yang berisi forum diskusi antar pustakawan se Asia Tenggara. Acara ini sangat prestisius karena kita dapat saling bertukar informasi mengenai perkembangan kepustakawanan (tentu saja perpustakaan) di berbagai negara Asia Tenggara, kemajuan apa yang diraih, dan solusi apa yang bisa diterapkan untuk membuat perpustakaan di negara kita lebih maju. Semenjak saya kuliah di jurusan Ilmu Perpustakaan, saya sudah ingin berpartisipasi dalam event CONSAL. 4 tahun lalu, saya pernah ingin mengikuti CONSAL yang diselenggarakan di Vietnam. Saya mencoba mengirim abstrak sebagai syarat untuk bisa berpartisipasi, saya bersaing dengan seorang sahabat saya. Kita mengikuti seleksi, dan ternyata sahabat saya yang berangkat ke Vietnam. Ahhh...senangnya, sedangkan saya, ya sudahlah... Gagal lah impian saya mengikuti CONSAL.

Tahun 2012, kegiatan CONSAL ada lagi, dan kali ini diadakan di Indonesia, dan lebih hebatnya lagi, kantor saya Perpustakaan Nasional  RI adalah penyelenggaranya. Saya senang skali, dan berharap sambil berusaha dapat ambil bagian di acara itu. Tapi karena kesibukan yang luar biasa, saya tidak dapat mencari informasi, peluang, dan celah untuk jadi yaaah paling tidak peserta CONSAL. Saat waktu senggang beberapa bulan menjelang CONSAL, saya berusaha mencari informasi mengenai call for paper, tp tidak dapat ditemukan. *ahhh...bodohnya saya, instansi saya lho yg punya hajat, masa saya ngga bisa sih, merengek-rengek, menjilat sana-sini, agar bisa ikut????*

Seorang teman dari instansi lain bilang, "Des, minta aja sama bos kamu, ikutan panitia dadakan CONSAL. Abis panitia nya pejabat semua, kan mereka pasti sibuk"

Saya bukan tipe orang yang seperti itu. Saya ga mau meminta-minta. Yang saya inginkan, atasan melihat saya, dan menunjuk langsung klo memang diperlukan. Walau klo begitu trus, mana bisa saya maju. Senang sekali klo bisa ambil bagian di hajatan, event terbesar pustakawan dan perpustakaan.

Haha..mudah-mudah an bisa mengikuti CONSAL berikutnya.

Hihihi, semangat yee..

Thursday, May 31, 2012

Semacam Travelling

Beberapa hari yang lalu, teman saya (Sebut saja Daffy) bercerita mengenai liburan akhir pekan. Daffy pergi ke suatu pulau di lepas pantai Anyer Banten. Pulau Sangian klo tidak salah, pulau nya indah, bersih, dan yang terpenting dia bisa menggantung sejenak kepenatan selama 5 hari kerja untuk sekedar me"refresh" hati dan pikiran.

Lain halnya dengan teman saya yang lain (sebut saja Nova) berangan-angan di status facebook akhir pekannya dengan kalimat "Kembali liat Semeru di TV, jd pengen balik lg, mengulang what we called it wonderful trip..." Klo yang ini sih, akhir pekannya diisi dengan nonton TV. Tapi setelah saya telusur, ternyata Nova ini pernah naik gunung (beberapa kali). Dia berkata klo naik gunung, kita bisa mendapatkan ketenangan batin...

Oke, begitulah argumen dari 2 orang teman saya. Mengenai liburan entah itu akhir pekan atau libur apa pun, mereka isi dengan travelling pergi ke suatu tempat. Saya kemudian berpikir, apa sih yang sebenarnya mereka cari dari travelling ? Saya ini termasuk tipe orang yang ga suka bepergian, capek, pusing, buang-buang uang.
Saya kira kita perlu realistis, travelling itu menguras segalanya. Jadi apa manfaatnya ?

Asumsi Nova klo ketenangan batin/jiwa bisa didapatkan dari naik gunung. Saat kita naik gunung, kita melihat pula alam di sekelilingnya. Alam itu adalah sahabat terbaik untuk berdiskusi. Berdiskusi macam apa ? Berdiskusi, karena alam itu bijak. Bijak bagaimana ? Bijak karena saat mencapai puncak gunung, disitulah kita akan takjub dengan kekuasaan Tuhan. Disana kita terlihat kecil, tidak berdaya apa-apa dalam kesendirian dan kesunyian. Pada saat itu, mulai mencari apa itu kenikmatan jiwa, ketenangan batin.

Kemudian Daffy menceritakan pengalamannya berjalan-jalan. Apa sih yang kamu cari ? (masih pertanyaan yang sama). Menurut Daffy, saat bertraveling dia mencari suasana baru, teman, dan air. Suasana baru ? Ya, karena 5 hari beraktivitas membuat dia stress. Untuk menghilangkan stress, dia mencari suasana baru dengan travelling. Teman ? Ya, menurut dia, biasanya orang-orang yang gemar travelling dapat berkomunikasi dengan bagus, berwawasan luas, kuat, "always fun", dan berpikir positif. Air ? Emang harus di air ? Yap, air, karena air itu sumber kehidupan. Air bisa menjadi semacam energi positif agar tubuh kembali segar...

Hmmm.... Klo saya tarik kesimpulan, manfaat dari travelling sebenernya berhubungan erat dengan hiburan jiwa (pikiran dan semacamnya). Bagaimana pun pikiran kita bisa jenuh, butek, pusing, klo tidak ada hiburan/istirahat saat berkutat dengan rutinitas setiap hari.

Ahh klo saya ? Bobo di rumah aja deh.. :p

Tuesday, December 20, 2011

Menikah Atau Sendiri

Beberapa bulan yang lalu saya pulang bareng seorang sahabat lama yang bertemu di halte bus. Kita mulai bercerita-cerita kesana-kemari sampe pada bagian dimana kita membicarakan masalah menikah atau sendiri. Mana yang lebih baik?

Saya sempat bingung saat mendengar argumennya,

"Knapa sih kita mesti nikah? nikah itu kan ngerepotin? punya pasangan itu menurut gw sangat merepotkan, sendiri aja udah repot apalagi punya pasangan. Klo misalkan nanti gw udah mapan, dan bisa memenuhi kebutuhan hidup gw sendiri, so, buat apa gw nikah."

Saya saat itu belum bisa memberikan pendapat yang baik. Karena saya pernah pula mengalami masa-masa dimana saya ada pada posisi yang serupa dengannya. Knapa harus menikah? Saya hanya mampu menjawab karena itu sudah jadi fitrah manusia, dimana manusia diciptakan oleh Tuhan berpasang-pasang, sama seperti Tuhan menciptakan alam semesta ini. Berpasang-pasangan, saling melengkapi, ada sebab, ada akibat.

Tapi dia menolak semua jawaban yang berkaitan dengan hal agama ataupun metafisika. "Ada ngga sih, alasan yang lebih nyata knapa kita harus menikah?" begitu dia mempertegas pertanyaannya.

Beberapa waktu yang lalu, sepupu saya pernah bilang "Makanya menikah, supaya ada yang ngurusin loe, ada yg ngeberesin mara loe!". Tapi setelah saya pikir , cetek banget ya kalo saya pengen menikah hanya gara-gara itu. Kenapa gak nyari pembantu aja? Lebih mudah dan lebih "murah".

"ga nikah itu bikin cowo2 lebay kayak loe deket ma zina, tau ga". Nah kalo ini konteksnya tu seks. I disagree with my cousin. Of course I can answer, cari aja perek-perek di jalanan kan lebih gampang tuh daripada nikah.

Saya sebenarnya mulai memikirkan ke hubungan yang serius setelah berpacaran. So, saya pikir ini akan jadi tulisan terbaik saya soal nikah. hihihi..

Saya berpendapat klo merencanakan menikah menjadi prioritas dalam hidup saya, karena saya ingin membangun sesuatu bersama-sama. Membangun sesuatu yang bermakna banyak: membangun keluarga, membangun cita-cita, membangun tujuan, membangun makna dalam hidup.. menemukan makna dalam hidup lewat praktik nyata justru di kehidupan rumah tangga itu sendiri.

Makna hidup tidak terbangun dari kata-kata atau dari pemikiran semata. Makna hidup bisa jadi ditemukan dalam praktik nyata. Penyair-penyair feminis n sufiis berlomba-lomba merumuskan tujuan hidup, berlomba-lomba menulis makna hidup, padahal mereka sama sekali tidak menikah. Omong kosong semuanya..... Aa Gym pernah bilang, "Menikahlah, dan kamu akan menemukan makna hidup yang sebenernya.

Heh??Makna hidup ditemukan saat kita menikah??

Saat saya mengepel lantai rumah, tiba-tiba saya terpikir hal ini: kalau saya sudah punya istri, apa pantas nyuruh istri saya mengepel lantai rumah? Atau sudah jadi tugas seorang istri mengepel lantai rumah tanpa disuruh suami?.


Sampai sekarang pertanyaan itu belum bisa saya jawab. Nah, menurut Aa'Gym pertanyaan seperti itu cuma bisa dijawab saat kita mengalaminya. Hal-hal kecil seperti ini justru yang mampu memberikan makna hidup yang luar biasa.

Buat penutup, Nabi Muhammad pernah bersabda bahwa PRIA YANG PALING TINGGI DERAJADNYA ADALAH PRIA YANG BAIK TERHADAP KELUARGANYA. Nah sekarang gmana mungkin saya menjadi pria yang tinggi derajadnya kalau ga punya keluarga? Dan ketika kita menggali maknanya secara mendalam, bukankah disini hakikat mahluk yang diciptakan Tuhan? Berpasangan? Sebagai salah satu tanda kekuasaan Tuhan? Itu berarti menikah adalah salah satu cara kita dalam mensyukuri kebesaran Tuhan Semesta Alam??

Tulisan ini terinspirasi dari sahabat saya, semoga bermanfaat bagi yang membacanya. Yang mungkin saat ini sedang dirundung keraguan "Apa perlu gw menikah?"..

Special for my good friend, "go ahead sir, You can be a good man if you're not alone to freak out your life..hihihi"

And very special for my dearest one, Mrs. Acepha, "enjoying this process is much better than only think sad about what will be happened tomorrow..I believe in you, with love, to be your lifetime partner."

Thanks

Thursday, December 1, 2011

Today...

May the restless life..

find a sleep

And may the light,

Of our remembering..

guide us,

to an everlasting peace.


Happy Birthday, Destiya.
01-12-2011, 24 years ago.

Tuesday, October 18, 2011

Saturday, October 15, 2011

Holiday on East Java: The Bromo…

 

I can’t imagine to walk here, at one of the most beautiful Mount in Java Island. It was very first time, until I knew that this place must be a great, great place to visit. The Bromo, yes, everybody call it..

DSC_3124

That is only the one mount from several mountain there. But, the important place to visit is the “Kawah Bromo”, the crater is almost done, because it’s very beautiful.. take a look this picture :

DSC_3253

To get that picture, we have to ride the off road jeep, like this :

IMG-20111002-00052

walk through a vast desert…

DSC_3187

follow the wind into the trail…*joke

DSC_3225

Climbing down to a heavy one … (It’s so hectic, I find myself difficult to move up. All the people waiting in line to enjoy the crater) Check it out here :

DSC_3246

And finally, To the Crater of Bromo ….

DSC_3262

IMG-20111002-00063

It was amazing, I never stop to give, Thank God for this moment. Until the end, I can only briefly enjoy the view because a lot of people who lined up behind want it too.

So, I rushed down, with my friend..

DSC_3273

And take  a picture…

DSC_3277

And I take my own mount….

DSC_3287

*upppsssss….hehehe.. just ignore it.LOL

Friday, June 24, 2011

Catatan Kecil Tentang Mereka

Malam itu mereka berkata kepada Tuhan, "Ya Allah, kami bersyukur atas rezeki yang telah Engkau berikan."

Kemudian, mereka menyantap SATU bungkus nasi dengan lahap. Kebahagiaan nyata terlihat di raut wajah mereka.

Kemudian mereka brkata lagi kepada Tuhan, "Ya Allah, kami tidak menginginkan apapun. Tapi kami mohon, biarkan dunia mimpi menjadi dunia kami untuk melepas lelah. Biarkan kami tidur dengan nyenyak."

Dan, merekapun beranjak tidur..

Tuesday, June 21, 2011

Jam 10 Malam

Jam 10 malam...


Sebetulnya tidak ada yang berbeda dengan hari ini. Sama seperti hari-hari yang lalu, saya bangun jam 4.30pagi, kemudian brangkat ke kantor, dan baru sampe rumah jam 6sore. Itu klo tidak lembur dan harus menunggu orang tua. Pada akhirnya saya baru bisa berselonjoran di kasur jam 10malam.

Ada yg menarik dengan jam 10.00 malam. Pada jam segini saya biasanya selalu memikirkan masa lalu. Dan yang terbayang selalu teman-teman, dan bisa juga memikirkan mantan pacar. Ahh memang klo mengingat-ingat masa lalu itu ga ada habisnya. Seperti yang pernah saya tulis di blog sebelumnya, "Manusia diberi anugerah untuk dapat mengingat".. hahahha..

Imey, Luthfi, Citra, Jeng Menil, Jeng Princes, Hana M, Famal, Mirati, Essy, Putu, apa kabarnya ya kalian semua? Will you remember me like I remember you..? Are you there? Are you thinking me? I guess not, kalian pasti sibuk semua. Sama kyk saya, hahaha.. Tapi saya akan selalu mengingat kalian.

Jam 10.00 malam, saya sering pula berangan-angan. Saya selalu bermimpi punya kehidupan yang senang dan sesuai dgn harapan. Saya ingin punya pasangan, saya ingin punya rumah (Walau dah punya), saya ingin punya mobil yang bagus, saya ingin punya TV yang besaaar, saya ingin punya teman-teman, saya ingin pergi ke Mekkah, kemudian Eropa, Italia, Perancis, Belanda, Rusia, dan Saskatchween.. Hah..itu baru sebagian mimpi saya. ga muat klo disebutin semua.

Saya heran, bingung, apakah punya mimpi itu berdosa? Salah ga sih klo kita bermimpi? Mimpi itu kan cuma buang-buang waktu..*mending jam 10 malem bwt istirahat, tidur* Ntahlah, tapi saya pikir, bermimpi itu hiburan yg paling murah, GRATIS, saya bisa tertawa, senang, bahagia, nangis, bangga. Saya bisa sedikit mengistirahatkan pikiran, dan bahkan saya benar2 bisa relax saat bermimpi. *Ya sudahlah, saya pikir, saya bisa melakukan hal yang saya sukai dengan tanpa gangguan siapapun*

Jam 10.00malam, saat ini saya juga sering memikirkan esok hari, saya selalu berpikir, saya mau melakukan apa besok, walau hanya sekedar bangun trus ke kantor trus pulang. Tapi saya selalu memikirkannya. Saya tidak ingin melewatkan esok hari tanpa dipikirkan.

Selalu dan selalu 3 kegiatan itu, saya lakukan pada saat jam 10 malam. Ya biarkanlah, toh saya tidak mengganggu siapapun. Dan yang terpenting, saya bahagia melakukannya.

Tuesday, June 7, 2011

"A fool thinks himself to be wise, but a wise man knows himself to be a fool."

Orang-orang yang percaya bahwa mereka mengetahui segala sesuatu akan menolak untuk mendengarkan, belajar, atau memetik nasihat dari orang lain, bahkan jika orang lain lebih cerdas dari mereka.

Karena, sekali lagi, mereka yakin bahwa mereka telah mengetahui segalanya. Namun, orang yang bijaksana mengakui bahwa ia tidak akan pernah tahu segala sesuatu. Jadi dia akan pergi keluar dan terus-menerus mencoba untuk mempelajari segala sesuatunya,

Sehingga ia akan lebih bijaksana dan lebih bijaksana ..

"Jangan menganggap yang jelas adalah benar"

Tuesday, September 28, 2010

Panca Prasetya Korpri (Korps Pegawai Republik Indonesia)

image

PANCA PRASETYA KORPS PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA


KAMI ANGGOTA KORPS PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA ADALAH INSAN YANG BERIMAN DAN BERTAQWA KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA BERJANJI:

  1. SETIA DAN TAAT KEPADA NEGARA KESATUAN DAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA/YANG BERDASARKAN PANCASILA DAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945.
  2. MENJUNJUNG TINGGI KEHORMATAN BANGSA DAN NEGARA SERTA MEMEGANG TEGUH RAHASIA JABATAN DAN RAHASIA NEGARA
  3. MENGUTAMAKAN KEPENTINGAN NEGARA DAN MASYARAKAT  DIATAS KEPENTINGAN PRIBADI DAN GOLONGAN
  4. MEMELIHARA PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA SERTA KESETIAKAWANAN KORPS PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA
  5. MENEGAKAN KEJUJURAN, KEADILAN, DAN DISIPLIN SERTA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN DAN PROFESIONALISME.

Hayo yang mau pra-jabatan musti hafal nih…qiqiqi