Saturday, February 16, 2013

Hanging Up The Shoes

Sometimes, something that I already know definitely out of look. We still know where it could be put, and fit to somewhere you wear.

So what's kind of stuff ? This is about hanging up the shoes. I feel like uncomfort again to wear this shoes. Now, I'm 25, and going to be mature. I must be shut down any other stuff where obviously not in my age.

Like a body, it needs to rest..

Monday, February 11, 2013

At Office, In Early Morning

It is 6.30AM, and I arrive to my office.

Hey, this is too early, I'm alone..

My Office, In Early Morning
Eventhough, I come quicker than mocking bird hahaha..

Thursday, February 7, 2013

[Re-Post] Hidup Itu Harus Berjuang Dan Pasti Sakit



Hidup itu harus berjuang

Sebagai seorang muslim, kita jelas akan merasakan kepedihan, payah, dan sakit dalam upaya memenuhi segala kebutuhan. Keislaman tidak akan menyelamatkan kita dari petaka, kesulitan, dan cobaan dunia. Justru, Allah menguji dan mencoba kita sampai Dia melihat kebaikan dan kedewasaan diri kita. Kebahagiaan hanya bisa didapat dengan berjuang. Memang kebahagiaan harus didapat dengan berjuang, beramal, dan ikhtiar untuk mencarinya.


"Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan mengatakan, "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta" (Al-Ankabut [29])


Intinya, hidup ini adalah ujian dari Allah, dan sangat sulit. Terimalah ujian apa adanya. Entah kita berkesempatan untuk menjadi sukses kemudian sukses lagi dan berbahagia, atau gagal dalam ujian, yang jelas Allah telah menyaksikan bahwa kita mengaku beriman, tidak lebih dari itu.



Re-post from My Facebook's Note on Thursday, September 15, 2011

Thursday, January 31, 2013

Wednesday....





Wednesday is about weaving which make woof in to the cloth and it wears all the time., where you weep to weave in and out of traffic

Wednesday is about wedge, that we were wedged into the bus and to wedge the way through a crowd.

Wednesday is about wee. Yes, we are wee if it compared to The Merciful, Allah. Or.. presuppose with “highest person” that you can’t hide. Or.. you suppose to be the mistaker.

Wednesday is about weed in the backyard, which can be unweed to the somekind of weeder. It looks like grasses and it’s more greener int the other side.

Wednesday is about carrying people to a good circumstance, where false become true, and situation is going to be occupation

Wednesday is about mistaken, when appropriate thing mus be reasonable, fit into the frame, and schema properly set. Then all of sudden, they are errorneous, it thunderstrucks

Wednesday is about rolling hard. Sometimes, it is running to the rough, previously down town the city trans, eventhough there always smile in the sunset, endorse full of swarm, “Crowd”

When you feel empty space, to the crowded people. Then you perceive that no one could hear, don’t be fearful because someone you love never miss your step. She never ever forgets to say “take care”. And preciously really know where ever you are.

Wednesday there is so many ways to be calm. But I thank God, I still find the way to come back home..

Tuesday, January 29, 2013

Baristanian, Thanks for great Tazo

in mean time, when I had already finished shopping, I got a pain with all of my shopping baskets. Then, I looked a coffee shop, "hmmm,, I think this could get the pain out. (out of my head). hehe.

"But hey, i don't like coffee, can you give me another choice ?", I say to Barista

"You should try Tazo tea, the most impressive tea with all of refreshing treatment. And taste too", He says to me.


Then, This is it...

Tazo tea with mint

"You look unwell, so I draw you smile", Barista say

That's why Starb*cks has a lot of customers, they serve us as a friend or family..

Saturday, January 19, 2013

Nasihat Orang Yang Sedih Dan Sudah Tahu Caranya Tersenyum

Kamis, 17 Januari 2013, sepanjang hari, :

Senyumlah walau hanya berpura-pura. Selanjutnya, senyum itu bakal jadi senyum betulan.

Senyumlah langsung ketika kamu kena musibah. Allah, Tuhan Yang Maha Melihat mengawasi reaksimu, dan Iblis menantikan kekafiranmu

Ekspresi wajahmu mewakili seberapa besar kegelisahanmu. Karena itu, suruhlah dirimu supaya tersenyum
Poin penting bahwa rezeki kamu sudah Allah tentukan, sudah ditulis, dan lembarannya telah mengering, supaya kamu tidak hidup dalam lamunan dan terlalu banyak berangan-angan kepada Allah. Senyumlah..

Manfaatkan umur kamu. Umur itu cuma soal waktu. Betapa banyak waktu terbuang sia-sia karena membayangkan masa lalu yang menyedihkan, atau merisaukan masa depan yang belum jelas.

Tersenyumlah...

Terinspirasi dari obrolan (dan nasihat) Ibu Bhayangkari mengenai hujan, banjir, dan bagaimana Allah mengatur kesemuanya

Nice talks, Mam..


Friday, November 30, 2012

Merangkai Kata Sebelum Bertambah Usia



Tiada kata yang lebih patut diucapkan selain rasa syukur kepada Allah, “Alhamdulillah”, Segala Puji kepunyaanMu, Ya Allah.

Tidak terasa hari ini adalah penghujung tahun ke 24 dari hidup saya. Banyak hal terjadi selama kurun waktu tersebut. Dan beberapa pencapaian telah saya lalui. Pencapaian pada tahun ini bisa dikatakan tidak banyak, walau begitu rangkaian tulisan, setiap hirupan nafas, langkah kaki, pandangan mata, serta ingatan dalam otak, semuanya tidak ada yang sia-sia. Selalu ada makna dalam setiap hal yang terjadi di kehidupan ini. Tinggal bagaimana kita secara bijak, mampu menangkap dan mengartikan makna tersebut.

Pada tahun ke 24 ini, saya bersyukur kepada Allah telah dipertemukan dengan seorang wanita yang luar biasa. Wanita yang baik menurut saya. Sosok yang periang, enerjik, dan selalu bisa menghasilkan energi positif. Setiap bertemu dia, saya merasa begitu bahagia, lelah saya hilang, pikiran-pikiran negatif lebur semua. Saat bersamanya jadi sesuatu yang “extraordinary”, senang sekali. Makanya ada doa yang selalu saya panjatkan, “Ya Allah, aku ingin sekali bisa beribadah kepadaMu, bersama dia, Isma Acepha, aku ingin bisa mengabdi kepadaMu, bersamanya.” Bahkan saking saya tidak memikirkan opsi lain, saya berdoa “Ya Allah, jika dia, Isma Acepha, bukan yang terbaik menurut Engkau, maka aku mohon jadikan ia yang terbaik” (Astaghfirullah, maksa banget). Amin, semoga bisa terkabul. Tetapi yang paling penting adalah saya bisa mencoba, menjadi bagian dari dirinya. Saya tidak peduli, apapun yang menjadi kekurangan atau kelebihan dia. Yang saya lakukan adalah belajar memahami dan menghadapi dia dengan baik. Saya tidak terlalu memikirkan timbal-balik, karena saya berkeyakinan tidak ada yang sia-sia.
I love you, Dear Acepha, with all of my weakness, and all that I can possibly do for you...

Capaian berikutnya adalah dari hal pekerjaan. Yes, saya diangkat menjadi pejabat fungsional “Pustakawan”. Ntah harus bangga atau menjadi semacam beban baru. Disatu sisi untuk meraih jabatan tersebut lumayan sulit, tetapi setelah didapat, menjadi beban kerja baru, karena saya harus mampu mengumpulkan kredit poin dalam bekerja untuk seterusnya akan dinilai. Tetapi saya menganggap ini adalah sebuah tantangan baru. Tantangan pada pekerjaan sehingga diharapkan semakin produktif, menghindari kemalasan, dan senantiasa berusaha melakukan yang terbaik untuk negara.

Ada capaian, ada pula harapan, harapan dan mimpi apakah sama ? Klo target ? Cukup! Intinya, pada usia 25 tahun ini saya berusaha agar bisa menikah dan menjalani hidup yang tentu saja haruslah lebih baik. Satu lagi, saya ingin terus belajar untuk menjadi sosok pria yang seperti layaknya pria, memiliki pemikiran yang luas, mampu menerima kritikan, dan bertanggung jawab di pelbagai situasi. Ahh, indahnya jika kita bisa belajar dan menerapkan hasil belajar itu.

Harapan ? Harapan saya sebetulnya hanya satu, “balance and wiseful” itu saja. Dua kata tersebut memiliki makna, saya harus mampu berbuat atau melakukan keseimbangan antara beribadah, menafkahi istri, berbakti kepada orang tua, bekerja, dan hidup bersosial. Semua harus dilakukan secara seimbang dan itu menjadi harapan saya ketika melangkah ke tingkatan hidup selanjutnya. Dan tidak kalah penting adalah “bijaksana”. Ini terkait dengan keseimbangan hidup, saya berharap mampu berbuat bijaksana dalam menjalani 5 bagian dari hidup tadi. Tentu saja hal itu harus dilatih dari sekarang. Belajar, belajar, dan terus belajar. Alangkah indahnya jika mampu memenuhi itu semua. Semoga Allah meridhoi.

Mimpi ? mimpi saya banyak, banyak sekali, saya adalah pemimpi yang mimpinya sulit diraih karena beralasan.

1.       Melaksanakan Haji
Tidak ada yang tidak mungkin, namun untuk hal ini saya akan berusaha menggapainya. Siapa orang Islam yang tidak ingin menerima undangan Tuhannya untuk beribadah ke Baitullah, Ka’bah di Mekkah.. (Nangis...) Tetapi untuk bisa melaksanakan itu dengan baik dan mabrur tidak hanya butuh Rp 70jt dan fisik yang kuat saja, tetapi segala macam aspek diperhitungkan, mulai dari niat yang tulus, sumber uang yang didapat, perilaku saya sebelum melaksanakan haji, dan masih banyak lagi. Mau ke Baitullah, tetapi kita masih sering mencacatkan sholat, boro-boro tepat waktu, dan berjamaah. Masih suka ngomongin keburukan orang. Perbaiki itu semua, baru saya siap menerima melaksanakan perintah Allah itu.

2.       Suzuki Kizashi
Entah ini akan menjadi mimpi saja atau berharap bisa terwujud. Masya Allah, saya langsung tertegun melihat kendaraan ini, hebat desainnya. Tapi,, kendaraan ini berharga 450jt....! Yahh, masih banyak yang lebih penting untuk dipenuhi ketimbang membeli kendaraan ini.

3.       Pergi ke Saskatchewan
Tahun 2010, saya tanpa sengaja mendengarkan sebuah lagu yang dibawakan oleh The Warped 45s berjudul “10 Day Poems of Saskatchewan”. Saya langsung “klik” dengan lagu ini, enak banget deh, liriknya mengalun nyaman di telinga. Saya penasaran Saskatchewan itu apa sih ? Ternyata itu adalah sebuah provinsi di Canada. Subhanallah, Maha Suci Allah dengan segala ciptaanNya. Saya sempat berpikir kalau mau melihat apa yang disebut tempat yang indah, inilah tempatnya. Saya mendapatkan gambaran yang menakjubkan dari google mengenai tempat ini. Saya pun bermimpi bisa kesana. Kenapa hanya mimpi ? Untuk bisa kesana, perlu tiket pesawat dengan harga 50jt rupiah pp.. It can’t be, sama seperti mimpi memiliki kendaraan Suzuki Kizashi, masih banyak yang lebih penting daripada harus mengeluarkan duit untuk kesana.

Kizashi dan Saskatchewan hanya bisa saya dapat melalui gambar-gambar di Google, tidak apa-apa, toh tidak ada kewajiban mengejar keduanya. Saya hanya berpikir, ini bisa menjadi penyemangat untuk lebih baik dalam menjalani hidup.
Sebagai penutup saya mengetik sebuah syair :

I only want to be the man
To give you everything I can
Every day and every night
I love you for all my life

I don’t want to change the world
As long as you are my girl
It is more than enough
Just to be the man you love
*untuk Acepha*

Dan sebuah ayat Qur’an surah Ali-Imran ayat 191 : 

“Mereka itu mengingat Allah baik saat berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi. Mereka berkata: "Ya Allah, Engkau tidak menciptakan ini hanya sia-sia saja, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.”

And Finally, Happy Birthday to me, selamat mengulang hari lahir yang ke 25tahun, berkurangnya jatah hidup, semoga membuat saya semakin dewasa, bijak, dan tentu saja lebih mengingat pada kematian sebagai jalan bertemu dengan Sang Pencipta, Allah SWT..